Rabu, 08 Januari 2014

Tips Memilih Cat Rumah Yang Aman dan Ramah Lingkungan

Memilih Cat Yang Aman - Karena belum ada label resmi mengenai cat yang ramah lingkungan dan aman, kita sebagai konsumen harus pintar-pintar dalam memilih cat. Apa yang dimaksud dengan cat yang ramah lingkungan? Banyak orang mengartikan istilah ini secara sempit. Sebenarnya istilah "ramah lingkungan" pada cat tidak hanya merujuk pada produk cat itu sendiri.

"Isu ramah lingkungan mengacu ke proses dari ketika material tersebut dalam proses pembuatan sampai akhir," kata Wijoyo Hendromartono, arsitek. Cat bisa dikatakan ramah lingkungan bila pembuatan cat, produk cat itu sendiri, sampai pengolahan limbahnya benar-benar ramah lingkungan.


Apa itu VOC

Menurut Wijoyo, apabila bahan berbahaya yang digunakan memang belum ada gantinya, masih bisa diterima, asalkan dengan syarat limbahnya dikelola dengan baik. Untuk produk catnya sendiri, sampai saat ini di Indonesia belum ada yang benar-benar bebas VOC (zero VOC).

Jadi yang bisa dilakukan konsumen adalah memilih cat dengan kandungan VOC rendah. Untuk mengetahui kandungan VOC salah satunya bisa dengan melihat jenis pengencer yang digunakan sebuah cat (walau ini tidak bersifat mutlak).

Solvent Based dan Water Based

Berdasarkan bahan pengencernya, cat dibagi dalam dua jenis, yaitu solvent based untuk pengencerannya menggunakan tiner dan water based (menggunakan air). Dulu, sebagian besar cat yang ada di pasaran adalah cat solvent based. Ini berlaku untuk cat dinding maupun cat kayu dan besi. Lama kelamaan, cat dinding mulai mengarah ke water based yang dianggap lebih aman.

Cat kayu dan besi menyusul kemudian, walaupun belum sebanyak cat dinding. Semestinya, cat water based memiliki kandungan VOC rendah Tapi pada kenyataannya tidak selalu demikian. Mengapa?

Cat Solvent Based

Solvent (yang masuk dalam kategori VOC) dalam cat digunakan pada saat pembuatan dan pada saat penggunaan cat. Pada saat pembuatan cat, solvent berfungsi membuat campuran mempunyai kekentalan yang pas untuk diproses.

Sedangkan pada saat penggunaan, dengan mencampurkan solvent ke dalam cat akan membuat cat menjadi mudah dikuas atau disemprot pada sebuah permukaan yang akan dicat.

Cat Water Based

Cat yang disebut water based adalah cat yang menggunakan air sebagai pengencernya. Tapi ini tidak merujuk pada pembuatan catnya apakah menggunakan solvent atau tidak. Jadi bisa saja cat water based tetap mengandung solvent, karena cat tersebut menggunakan bahan-bahan yang mengandung solvent pada saat pembuatan di pabrik.

Sayangnya, tidak ada cara yang pasti untuk mengetahui apakah sebuah cat water based mengandung solvent atau tidak ketika kita ingin membeli sebuah cat. Kita baru bisa mengetahuinya setelah cat diaplikasikan pada dinding.

Bila cat mengeluarkan bau yang menyengat, artinya cat tersebut mengandung VOC dengan kadar yang cukup tinggi. Kalau ada bau tapi tidak terlalu menyengat, artinya cat tersebut mengandung solvent, tapi tidak terialu tinggi. Cat yang benar-bena rtidak mengandung solvent harusnya benar-benar tidak mengeluarkan bau.

Produsen Cat Keluarkan Logo Ramah Lingkungan

Sekalipun di Indonesia belum ada larangan resmi untuk penggunaan bahan-bahan berbahaya, para produsen sudah mengurangi bahan-bahan ini dalam kandungan catnya. Umumnya bahan yang sudah dihindari adalah timbal dan merkuri. ICI, Pacific Paint, Propan, Jotun, Mowilex, adalah beberapa merek cat ternama di Indonesia yang membubuhkan logo yang menginformasikan bahwa produknya bebas timbal clan merkuri.

Cat Ramah Lingkungan

Untuk produk terbaru yang diklaim sebagai ramah lingkungan, Jotun mengeluarkan New Majestic Family (terdiri clan Majestic Optima, Majestic Matt, dan Majestic Pearl Silk) yang tidak mengandung timbal clan merkuri, serta mudah dibersihkan. ICI mengeluarkan Dulux Easy Clean yang juga bebas
timbal dan merkuri serta mudah dibersihkan. Sedangkan Propan mengeluarkan Decorsafe yang pada saat pembuatannya sudah menggunakan bahan-bahan rendah VOC. Di luar merek-merek ini, masih ada puluhan merek lain yang juga mengklaim produknya bebas timbal dan merkuri.

Cermat dalam Memilih Cat

Karena label ini dikeluarkan oleh produsen sendiri, konsumen perlu cermat dalam memilih cat. Kalau ada cat yang sangat mudah diaplikasikan, hasilnya rata, warnanya cerah, tapi harganya murah, mungkin Anda perlu curiga. Karena menurut Shinta, implikasi dari tidak adanya penambahan timbal clan merkuri adalah biayanya menjadi tinggi.

Merek-merek cat temama biasanya lebih bertanggung jawab dalam memberikan klaim. Selain itu, kebanyakan dari produsen ternama yang berasal dari Amerika atau Eropa, sudah mengikuti standar negara asal mereka, yang sudah memberlakukan sertifikasi resmi. (Tabloid Rumah/Made Mardiani Kardha)

Sumber: KOMPAS.com